Smartfren Haier CE682 di Ubuntu OS

Hmm.. Modem Smartfren CE682 di Ubuntu kok ga bisa langsung kebaca ya?
Ternyata modem smartfren Haier CE682 adalah seri baru pengganti dari ZTE AC682 , dan langsung deh googling untuk pengaturannya di ubuntu, dan akhirnya ketemu dan sekarang akan saya tuliskan lagi.

Ketika di colokin ke usb untuk pertama kali ternyata sama, belum kedetect, ternyata masih dikenali sebagai CD ROM. terlihat dari hasil dmesgnya :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ dmesg | tail
[18.767655] EXT4-fs (sda7): re-mounted. Opts: errors=remount-ro,commit=600
[19.126218] init: plymouth-stop pre-start process (1399) terminated with status 1
[20.261086] EXT4-fs (sda7): re-mounted. Opts: errors=remount-ro,commit=600
[977.492059] usb 7-1: new full speed USB device number 2 using uhci_hcd
[977.719269] scsi5 : usb-storage 7-1:1.0
[978.720176] scsi 5:0:0:0: CD-ROM CDROM EVDO ReV A 7.00 PQ: 0 ANSI: 2
[978.744149] sr0: scsi-1 drive
[978.744157] cdrom: Uniform CD-ROM driver Revision: 3.20
[978.744445] sr 5:0:0:0: Attached scsi CD-ROM sr0
[978.744737] sr 5:0:0:0: Attached scsi generic sg2 type 5 

Karena itu, eject dulu cdromnya dengan perintah :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo eject /dev/sr0 

Lihat lagi dengan dmesgnya :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ dmesg | tail
[  978.744149] sr0: scsi-1 drive
[  978.744157] cdrom: Uniform CD-ROM driver Revision: 3.20
[  978.744445] sr 5:0:0:0: Attached scsi CD-ROM sr0
[  978.744737] sr 5:0:0:0: Attached scsi generic sg2 type 5
[ 1183.128325] usb 7-1: USB disconnect, device number 2
[ 1185.652230] usb 7-1: new full speed USB device number 3 using uhci_hcd
[ 1185.822001] scsi6 : usb-storage 7-1:1.3
[ 1186.824601] scsi 6:0:0:0: Direct-Access     SDVDISK  EVDO ReV A       7.00 PQ: 0 ANSI: 0 CCS
[ 1186.851953] sd 6:0:0:0: Attached scsi generic sg2 type 0
[ 1186.859537] sd 6:0:0:0: [sdc] Attached SCSI removable disk 

 sudah terdeteksi, sekarang periksa modem dengan perintah :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ lsusb
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 008 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 003: ID 064e:a136 Suyin Corp. Asus Integrated Webcam [CN031B]
Bus 002 Device 002: ID 058f:6366 Alcor Micro Corp. Multi Flash Reader
Bus 003 Device 002: ID 0b05:1751 ASUSTek Computer, Inc. BT-253 Bluetooth Adapter
Bus 007 Device 003: ID 201e:1022

Ternyata terdetect dengan vendor dan product idnya,Bus 007 Device 003: ID 201e:1022 tapi nama vendornya ga muncul, ga masalah tetep lanjut. sekarang ke pengaturan, masuk ke :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo gedit /etc/usb_modeswitch.conf

Tambahkan kode dibawah ke baris yang paling akhir :
########################################################
# /etc/usb_modeswitch.conf
#
# Smart Haier CE682 (EVDO)
#

DefaultVendor = 0x201e
DefaultProduct = 0×1022

TargetVendor = 00x201e
TargetProduct = 0×1022

MessageContent=”5553424312345678c00000008000069f030000000000000000000000000000″

Sekarang masuk ke :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo gedit /etc/udev/rules.d/99-haier-ce682.rules 

Dan diisi dengan :
########################################################
# /etc/udev/rules.d/99-zte-ce682.rules
#
# Smart Haier CE682 (EVDO)
#
SUBSYSTEM==”usb”,SYSFS{idVendor}==”201e”,
SYSFS{idProduct}==”1022″, RUN+=”/usr/sbin/usb_modeswitch –default-vendor 0x201e –default-product 0×1022 –message-content 5553424312345678c00000008000069f030000000000000000000000000000″

Lalu 'Save'sekarang 'Load' beberapa parameter yang akan dibutuhkan ke kernel :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo modprobe usbserial vendor=0X201e product=0X1022

Lalu deteksi modemnya via wvdial, bagi yang blum diinstal instal dulu dengan perintah : sudo apt-get install wvdialatau install secara offline dengan mendownload satu persatu, cari aja di google ;)
rizky@rzkii-UL30VT:~$ wvdialconfEditing `/etc/wvdial.conf’.

Scanning your serial ports for a modem.

ttyS0: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyS0: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud
ttyS0: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.
ttyS1: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyS1: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 115200 baud
ttyS1: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.
Modem Port Scan: S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9
Modem Port Scan: S10 S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17
Modem Port Scan: S18 S19 S20 S21 S22 S23 S24 S25
Modem Port Scan: S26 S27 S28 S29 S30 S31
WvModem: Cannot get information for serial port.
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB0: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: +GMI: China TeleCom
ttyUSB0: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB0: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
WvModem: Cannot get information for serial port.
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 — failed with 2400 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 — failed with 9600 baud, next try: 9600 baud
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 — and failed too at 115200, giving up.
WvModem: Cannot get information for serial port.
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 — OKttyUSB2: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyUSB2: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: +GMI: China TeleCom
ttyUSB2: Speed 9600: AT — OK
ttyUSB2: Max speed is 9600; that should be safe.
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

Found a modem on /dev/ttyUSB0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyUSB0: Speed 9600; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0″
ttyUSB2: Speed 9600; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0″

Modem terdeteksi di /dev/ttyUSB0lanjut ke pengaturan wvdial
masuk ke : 
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf

dan ganti ( Replace ) dengan kode ini : 
[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0

Stupid Mode = 1
Modem Type = Analog Modem
Command Line = ATDT
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = #777
Modem = /dev/ttyUSB0
Username = smart
Password = smart
Baud = 460800

Dan sekarang coba koneksi dengan cara :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo wvdial smart
–> WvDial: Internet dialer version 1.61
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZATZOK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT 3100000
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Sat Mar 26 09:50:26 2012
–> Pid of pppd: 3161
–> Using interface ppp0
–> local IP address 10.254.169.102
–> remote IP address 10.20.31.23
–> primary DNS address 10.17.3.253
–> secondary DNS address 10.17.3.246

kalau sudah mendapat ip addrees, seharusnya sudah bisa browsing internet.
Selamat menikmati :p

tetapi, jika modem dicolokin ulang, kita harus eject cd rom, load kernel,dll seperti tadi.
Dan biar cepat kita buat launcher bash script, buat file baru ekstensi .sh,
isi dengan code :
#!/bin/bashsudo eject /dev/sr1
sleep 2
sudo modprobe usbserial vendor=0X201e product=0X1022
sleep 2
sudo wvdial smart

dan rubah permissionnnya dulu, agar bisa dijalankan :
rizky@rzkii-UL30VT:~$ sudo chmod +x smart.sh

Dan untuk menjalankannya sekarang tinggal ketik di terminal :
rizky@rzkii-UL30VT:~$  ./smart.sh 

Selesai, sekarang Nikamti internet di Ubuntu OS :D I hate slow…  :b

Jangan lupa berdoa sebelum memulainya.. biar 9999...% sukses!!

Dual Boot Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot dan Windows 7



Disini saya akan memberikan sedikit penjelasan mudah, bagaimana memasang Ubuntu 11.10 (sekarang masih versi Beta 1) bersanding dengan Windows 7, dimana windows akan bertindak sebagai bootloader utama dari sistem operasi lainnya. Hal ini dilakukan agar jika terjadi kerusakan pada sistem operasi kedua dalam hal ini Ubuntu, yang diakibatkan oleh terhapusnya GRUB , rusaknya partisi root yang berisi berkas boot, dan hal lainnya.  Tidak akan berpengaruh pada Windows (Windows masih bisa dijalankan). Sebelum mulaui, saya asumsikan bahwa komputer yang digunakan disini sebelumnya hanya memiliki satu buah sistem operasi yaitu Windows 7 Home Premium OEM bawaan Notebook dan akan dipasang sistem operasi Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot Beta 1 langsung tanpa menggunakan WUBI dan Virtual Mesin.
Diperlukan beberapa Software Untuk menggunakan metode ini :


Hal pertama kali yang dilakukan adalah menyiapkan ruangan kosong pada harddisk untuk proses installasi Ubuntu, saya rekomendasikan untuk  menyisihkan 10-15 GB ruang kosong pada harddisk untuk digunakan oleh Ubuntu, walaupun  installer Ubuntu sendiri hanya akan memakan sedikit ruang kosong, namun tidak ada salahnya memberikan ruang ekstra. Karena hal ini akan sangat membantu  jika nantinya akan memutuskan untuk memasang perangkat lunak tambahan pada sistem Ubuntu. Untuk melakukan hal ini gunakan Easeus Partition Master Free Edition yang dapat diunduh secara gartis pada alamat diatas, penggunaannya cukup mudah bisa melihat pada gambar dibawah ini.


Antar muka Easeus Partition Master yang memudahkan bahkan
bagi pengguna awam sekalipun



Walaupun windows memiliki fasilitas disk management yang dapat juga digunakan untuk melakukan proses shrink dan extend volume, saya lebih memilih Easeus Partition master karena tingkat kemudahan dan customize yang ditawarkan.


Tentukan ukuran Partisi yang akan dialokasikan
untuk sistem Ubuntu
Jika partisi yang diresize bukan partisi yang berisi sistem windows, maka Easeus akan dapat menyelesaikannya tanpa harus merestart sistem windows.


Proses Resize Partisi Easesus Partition Master
Walaupun selama mencoba menggunakan Easeus Partition master saya tidak pernah mengalami kehilangan data apalagi sampai terhapusnya paritisi secara keseluruhan ada baiknya anda melakukannya dengan berhati-hati dan akan lebih baik lagi jika data penting yang tersimpan pada partisi yang ingin diresize telah dibackup.
Setelah berhasil dapat partisi yang telah jadi dapat
dilihat pada Easeus partition Manager
dan Windows Disk Management
Setelah selesai membuat partisi maka langkah selanjutnya adalah merestart sistem dan Boot menggunakan installer Ubuntu 11.04 Beta 1 , installer disini bisa berupa CD , USB Flashdisk ataupun media removable lainnya  ,


Installer Pada Ubuntu 11.10
dapat diakses melalui salah satu dari tiga cara diatas
Disini saya tidak akan menjelaskan secara lebih mendetail karena sebelumnya saya pernah membahasnya cara memasang Ubuntu 10.04 pada sistem (e-book "language: Indonesian") ,


Langkah Pertama - Kalo gak ngerti Continue aja 
Langkah Kedua - Kalo gak ngerti Continue aja 
Disinilah letak inti dari tutorial ini, yaitu tidak memasang bootloader grub pada MBR sistem, karena sangat rawan terhapus oleh sistem operasi lain, apalagi bagi pengguna awal yang masih hobi gonta-ganti distribusi GNU/Linux dan install ulang windows. untuk melakukan hal tersebut Pada bagian, Device for boot loader installation,  arahkan ke partisi root tempat direktori boot berada disini saya memasangnya pada /dev/sda6, kemudian lanjutkan ke tahapan selanjutnya , mudahkan


Pada tahapan ini pilih Something else
(Menentukan Partisi Secara Manual)
Membuat partisi root dan swap yang akan digunakan oleh Ubuntu
menggunakan ruang kosong yang telah disisihkan sebelumnya 
Pada skema partisi diatas saya menggunakan, pembagian yang paling sederhana dimana hanya saya berikan satu buah partisi swap dan satu paritisi root yang akan bertindak sebagai penampung home direktori pengguna, tempat terpasangnya aplikasi , konfigurasi  dan berkas boot. *all in one


Langkah Ketiga - Kalo gak ngerti Continue aja 
Langkah Keempat - Kalo gak ngerti Continue aja 
Langkah Kelima - Kalo gak ngerti isi sesuai KTP atau SIM aja 
Selamat menunggu - bisa ditinggal buat mie atau kopi 
Proses installasi selesai - Restart
Setelah restart, jika benar maka tidak akan terjadi perubahan apa-apa, alias kita belum bisa masuk kesistem ubuntu yang telah selesai terpasang ,, jangan takut hal ini wajar dan normal , silahkan lanjut kelangkah berikutnya. Masuk dan login ke windows kemudian install EasyBCD jika sudah jalankan EasyBCD dan lakukan sedikit konfigurasi, untuk mudahnya bisa melihat pada gambar dibawah ini.


Opsi semula Hanya terdaftar satu sistem operasi
Pada Tab Add New Entry, dibagian Linux/BSD Add Entry dengan
Type Grub 2 dan Name Ubuntu 11.10 Beta 1
Jika benar pada tab view setting akan terlihat seperti
pada gambar

Sampai tahapan ini, selesai restart sistem jika benar pada saat boot akan terdapat satu opsi tambahan yang dapat digunakan untuk masuk ke sistem Ubuntu 11.10 yang sebelumnya telah selesai dipasang.


-Note: tutorial bisa ginukan untuk ubuntu versi 11.10 ke atas